LEUWIGAJAH, akwnulis.id. Pagi beranjak siang disaat raga mulai bergerak menapaki hari yang penuh dinamika. Tujuan pertama adalah sebuah panti netra yang berada di pusat kota cimahi yang dikelola oleh seorang kolega yang begitu intens memperjuangkan sebuah makna optimisme kehidupan bagi saudara – saudara kita dengan kondisi tuna netra. Pertemuan singkat yang penuh makna, lantunan doa juga sebuah lagu merdu menggugah rasa betapa dibalik keterbatasannya, Allah menganugerahi suara emas dan kemampuan memainkan gitar dengan memetik ala kecapi. Unik sekali tapi jangan salah, nada yang dihasilkan adalah kunci nada gitar yang sebenarnya.

Setelah itu bergeraklah kami membelah kota menggunakan jalur tol dari pintu tol baros dan keluar pintu tol buahbatu menuju sebuah panti anak balita di daerah batununggal kota bandung. Tiba dan bercengkerama dengan  bagi – bayi polos tanpa dosa yang sehat dan ceria dengan tangan – tangan kecilnya tengadah ingin digendong. Tanpa banyak untaian kata, sebuah rasa langsung terbangun. Rasa kemanusiaan yang tergugah karena wajah suci bayi – bayi yang ternyata menanggung takdir berselimut duka. Ada yang ditemukan tergolek di halaman mesjid, ada yang telantar karena terlahir dari ibu ODGJ, malah ada yang ditemukan di selokan. Sebuah doa terpanjat sempurna agar takdir mereka menjadi indah, menemukan keluarga adopsi yang menyayangi dan melindungi sepenuh hati menjadi bagian keluarga secara rasa dan pencatatan administrasinya.

Itulah dua peristiwa yang di temukan dalam satu kali perjalanan, menjadi alarm abadi tentang bagaimana menjaga rasa peduli, menguatkan rasa syukur dan tak lupa memberikan sebagian rejeki dalam semangat berbagi yang bertepatan dengan momen 100 hari kepulangan mamah mertua keharibaan Allah Sang Khalik yang dimakamkan di tanah kelahirannya, daerah ramajaksa Kabupaten Kuningan.

Semoga langkah kecil kami ini, memberi secercah cahaya harapan bagi keluarga di panti netra, para bayi di satpel griya ramah anak sekaligus menjadi tambahan bekal pahala bagi mamah mertua dalam menjalani kehidupan terbaik di alam akheratnya. Wassalam (AKW).

Leave a Reply

I’m Andriekw

Welcome to my blog, Sebuat tempat menyimpan asa dalam bentuk jalinan kata. sebuah ruang berbagi tentang perjalanan kehidupan yang disempatkan untuk dicatatkan pada semesta. Semoga bernilai manfaat bagi yang membaca, minimal ada senyum kecil setelah semua kalimat dicerna.

Let’s connect

Discover more from akwnulis

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading