-
Baca selengkapnya →: Halu Fruity Whiskey dari Genesis Coffee: Pahit yang Menenangkan Saat Harapan dan Kenyataan BerjauhanAda malam-malam ketika kita tidak butuh nasihat. Tidak butuh motivasi, tidak butuh kata-kata bijak. Yang kita butuhkan hanya sesuatu yang hangat, pahit, dan harum, yang mau menemani tanpa banyak bertanya. Bagi saya, itu secangkir kopi. Dan kali ini, harapan dan kenyataan sedang berjauhan. Jaraknya terasa lebar, seperti dua tepi sungai…
-
Baca selengkapnya →: Arabica Halu Banana dari Seribu Kopi Roastery: V60 Gramasi 15 Gram, Rasio 1:15Ada bean yang dicari-cari, dan ada bean yang kalau ketemu langsung masuk keranjang. Untuk saya, arabica Halu Banana dari Seribu Kopi Roastery masuk golongan kedua. Kali ini ceritanya bukan tentang warung atau kopi sachet, tapi tentang seduhan sendiri di rumah dengan bean yang memang sedang saya sukai. Bagi sebagian orang,…
-
Baca selengkapnya →: Kohitala Gelatik Rp5.000 dan Seafood Sepiring Bertiga di Halaman Masjid Jatitujuh, MajalengkaKopi tidak selalu harus diminum di kafe dengan lampu temaram dan alat seduh mengilap. Malam ini saya ngopi sambil makan malam di halaman masjid Jatitujuh, Kabupaten Majalengka. Tendanya outdoor, sederhana, tapi bersih. Udaranya hangat dengan sedikit angin yang lewat, pas untuk duduk lama. Kohitala Gelatik, Seduh dan Kocek Saja Kopinya…
-
Baca selengkapnya →: Keberuntungan: Bertemunya Kesiapan dengan KesempatanMakalah ini mengajukan satu tesis: keberuntungan adalah titik temu antara kesiapan yang dibangun manusia dan kesempatan yang datang dari luar dirinya, sementara hasil akhirnya tetap berada dalam ketetapan Allah SWT. Abstrak Makalah ini menelaah makna keberuntungan dan beruntung melalui bahasa, filsafat, kitab suci berbagai agama, dan riset modern, dengan rumusan…
-
Baca selengkapnya →: Ngopi Ngeprank di Mahatma Coffee Unpad Jatinangor: Jamu Pahit Inulin Brotowali yang Disangka KopiNgopi itu biasanya urusan menikmati. Tapi akhir Desember 2025 kemarin, ngopi saya naikkan level jadi urusan mengerjai. Bukan dengan niat jahat, cuma niat iseng yang dibungkus rapi dalam sebuah botol. Botol Hitam yang Mencurigakan Lokasinya di Mahatma Coffee, kafe kecil di area rektorat Unpad Jatinangor. Saya datang membawa sebuah botol…
-
Baca selengkapnya →: Salah Sasaran Berujung Tawa: Kohitala Tukoc Tujuh Ribu di Kopi Daeng, KendariNiatnya mencari kafe manual brew V60 di Kendari, tapi tersasar ke Kopi Daeng yang buka 24 jam, ramai, penuh colokan listrik dan wifi gratis. Kohitalanya tukoc, pahit flat, tujuh ribu rupiah.
-
Baca selengkapnya →: Ngopi Tengah Malam di Lacultura Koffie Pangandaran: Americano Ice, Kang Azis, dan Menu yang HabisNgopi itu biasanya urusan pagi atau sore. Tapi ada kalanya kopi justru terasa paling pas pada jam yang tidak masuk akal. Jam sebelas malam lewat dua belas menit, tepatnya. Di Pangandaran, di akhir September 2026, di saat orang waras sudah meringkuk di balik selimut hotel. Pantai Barat yang Tidak Pernah…
-
Baca selengkapnya →: Taksonomi Bloom: Sejarah, Metode, dan Implementasi dalam Bisnis serta Pelayanan PublikMengurai sejarah, enam level berpikir, dan metode Taksonomi Bloom, lalu menerapkannya dalam keseharian, bisnis, dan terutama pelayanan publik.
-
Baca selengkapnya →: Foya-foya Kopi Arabica Mekarwangi Honey di Halaman Belakang Rumah Mertua, CimahiFoya-foya itu tidak selalu berarti kafe mewah atau tiket pesawat. Kadang foya-foya cukup bermodal halaman belakang rumah mertua di Cimahi, hari libur, siang yang cerah, dan sebungkus biji kopi yang baru datang dari Bogor. Sabtu, 3 Februari 2024, saya memilih jenis foya-foya yang terakhir. Bean Honey dari Mekarwangi, Bogor Jagoan…
-
Baca selengkapnya →: Bapa PuntenFIKMIN #Bapa Punten# Nuju husu nitènan berkas nu pagujud luhureun mèja. Rèrèncangan ngawartosan, “Dihaturan ku bapa Kepala.” Gebeg tèh, èmutan cus cos kaditu kadieu. Tara – tara bapa kepala nyauran ènjing – ènjing. Mangkaning kasaurkeun galak tur sahaok dua gaplok. Teu acan nanaon janten tagiwur. Tapi teu tiasa kumaha, berkas…
