Photo : Kopi Jahe Merah / dokpri.

SUBANG, akwnulis.com. Perjalanan menikmati kopi terus berlanjut tiada henti. Jikalau biasanya kohitala (kopi hitam tanpa gula) yang dinikmatinya, maka untuk tulisan kali ini adalah pengalaman minum kopi yang ditambah unsur lain, selain gula.

Unsur tambahannya adalah jahe merah yang memberikan efek kesegaran berbeda dan diyakini menjaga kualitas imun tubuh yang sangat diperlukan di masa pandemi corona.

Jadi yang disajikan kali ini adalah KOJAMTAGUL (Kopi jahe merah tanpa gula)…. maaf jangan protes dengan singkatannya, ini hak prerogatif penulis hehehehe.

Disajikan di cangkir krem berkelir coklat serta dengan latar belakang air kolam yang keruh dan beberapa ikan yang kebetulan mejeng menemani frame kojamtagul ini, maka tiada sabar untuk segera mencoba minuman kesegaran ini.

Oh iya kawan, disajikannya panas dan gula terpisah. Jadi bagi yang belum (merasa) manis, bisa menambahkannya. Tapi kalau yang sudah yakin dengan ‘kemanisan diri’ maka tinggalkan gula dengan segera.

Bismillah… srupuuut…

Hmm… rasa kopinya tetap dapat dengan body medium dan less acidity alias lempeng rasa kopi robusta biasa, tapi plusnya adalah kesegaran yang hadir dari rasa jahe merahnya yang menghangatkan rongga mulut, lidah hingga ke tenggorokan dan sementara berakhir di lambung untuk bersua dengan aneka makanan minuman yang sudah hadir lebih dahulu.

Recomended deh sebagai minuman hangat penyegar badan sekaligus tetap bisa menikmati rasa kopi yang begitu berarti.

Sebagai pendukung sruputan kopi ini hadir juga menu makan siang yang tak kalah ajibnya. Dari mulai sambal dadak, tumis kangkung, tempe goreng, nasi pulen, kerupuk dann…. gurame bakar…. siap disantap.. karena memang waktunya pas untuk makan siang.

Photo : Gurame Bakar dkk / dokpri.

Kombinasi yang lengkap minum makan kali ini….. dan tiada cara lain yang pertama dilakukan adalah dengan senantiasa bersyukur kepada Illahi Rabb atas rejeki yang senantiasa terlimpah kepada hambanya.

Terima kasih Pak H.OM atas jamuannya, semoga dibalas dengan kebaikan yang berlipat ganda. Amiin.

Tak terasa kopi jahe merah tanpa gula habis di gelas ketiga, begitupun gurame bakar dan kawan-kawannya bisa dituntaskan tanpa banyak tersisa, kecuali duri-duri yang memang jika tertelan akan menyiksa. Selamat beraktifitas kawan, Wassalam (AKW).

5 responses to “Kopi Jahe Merah…”

  1. Aan Suherman Avatar
    Aan Suherman

    “Jahe merah “.. the best cure buat melancarkan ” Hitut”.. sekaligus sangat ampuh untuk membuat ” Si Ujang “.. menjadi ” Superman”…. di ranjang.. apalagi “Kopi jahe merah ” selesai di suruput… Si Teteh ..terus nempel… hese di lesot keun…. haduhh

    1. andriekw Avatar

      Ternyata berkutat diantara kesegaran dan efek depan hahahaha… hati2 meminumnya, harus konsultasi intensif dengan pasangan yg sah.

  2. […] mirip jamuuu, kopinya hampir nggak kerasa, tapi hangatnya sih bisa nyaingin KOJAMTAGUL. Lebih mirip sebagai minuman herbal dibanding minuman kopi inih mah…. tapi karena ini adalah […]

  3. Dewa Avatar
    Dewa

    Setelah di TV lagi gencar Iklan SUJAMER (Susu Jahe Merah) muncul yang baru nih “KOJAMTAGUL” ahai….

    1. andriekw Avatar

      Singkatan maksa… tapi miliki makna

Leave a Reply to Masker & Kopi Sultan. – akwnulisCancel reply

I’m Andriekw

Welcome to my blog, Sebuat tempat menyimpan asa dalam bentuk jalinan kata. sebuah ruang berbagi tentang perjalanan kehidupan yang disempatkan untuk dicatatkan pada semesta. Semoga bernilai manfaat bagi yang membaca, minimal ada senyum kecil setelah semua kalimat dicerna.

Let’s connect

Discover more from akwnulis

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading