Photo : Deadline / dokpri.

CIMAHI, akwnulis.com. Detik dan menit seakan berlomba beradu kecepatan, membawa suasana yang tenang menjadi sedikit tegang. Seiring gerakan waktu berlalu, sejalan dengan detak jantung yang berdetak tidak menentu.

Segala upaya dikerahkan dalam perlombaan abadi ini, meskipun mungkin ritmenya yang tak selalu memaksa berlari. Sesekali bisa menghela nafas tapi sisanya adalah pendakian perasaan yang menyesakkan penuh dengan perjuangan.

Memang ini situasi tidak bisa, tetapi ingatlah bahwa kehidupan ini tidak selamanya biasa. Ada saatnya bergerak cepat meraih asa dan ada waktunya sedikit melambat dan mengambil posisi santuy… semua ada saatnya.

Sekarang menit dan detik begitu aktif menggelitiki nasib, memberi senyuman monyong sedikit supaya tidak terlalu tertekan dengan keadaan. Lumayan menguras rasa dan membebani badan tambun yang bersahaja.

Tapi ingat kawan, ini semua bukan beban, tapi tantangan untuk kita bisa berkarya lebih terdepan. Biarkan menit dan detik berkejaran dalam batas waktu berbingkai batasan, karena sebenarnya adalah bagaimana kita menyikapinya, menghadapinya, mensyukurinya dan tentu menjalaninya….. ikuti saja permainannya dan ikhlas menjalani tahapan yang mengharu biru.

Eh ternyata sang menit dan detik terus berpacu menuju batasan awal kenyataan, mau tidak mau mari ikuti ritmenya, gerakan tangan dan kakimu sehingga melarut dengan nada dasar kehidupan.

Jangan khawatir dengan batasan, karena setelah tiba pada batas yang ditentukan, sejatinya kita bersiap dengan tarian detik dan menit untuk tahapan harapan selanjutnya. Selamat berpacu kawan, Wassalam (AKW).

7 responses to “Deadline”

  1. Kim Agung Avatar
    Kim Agung

    Smangathhhhh

    1. andriekw Avatar

      Pasti ibu Teteh…. harus ituh

  2. Den yud Avatar
    Den yud

    Berpacu dengan waktu..
    Berjuang demi harapan…
    Gapai Asa dengan usaha dan doa…
    Untuk Hasil Penentu Yang Maha Kuasa (sepertinya Pak Haji ada target yg akan dikejar..semoga berhasil)

    1. andriekw Avatar

      Lets go Mr yud…. Meluncurrr

  3. Aan Suherman Avatar
    Aan Suherman

    ” Dead line” Is not ” dead end”….. lakukan sesuai kemampuan, karena esok akan ada ” dead line – dead line” yang lebih banyak lagi… just do your best today.. brother.. tomorrow is another story….

  4. Imam sudewa Avatar
    Imam sudewa

    Semangaaaat…merdekaa.

    1. andriekw Avatar

      Pasti semangaaat…. Sikaaaat.

Leave a Reply

Saya AKW

Foto profil AKW

Andrie Kustria Wardana, penikmat Kohitala (kopi hitam tanpa gula), penulis fiksimini basa Sunda, pencinta kucing, dan pejalan kaki minimal 6 ribu langkah sehari. Di sini saya mencatat perjalanan, secangkir demi secangkir, kata demi kata. Semoga ada senyum kecil setelah membacanya.

Discover more from akwnulis

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading