JUMP lagi 3.

KOREA, akwnulis.com. Lutut ditekuk dan badan agak condong ke depan, hitung aba-aba… dan.. 1.. 2.. 3.. loncaat!!! sekaligus tangan eh jari beraksi di layar handphone untuk mengabadikan gambar yang terjadi (.. yang pasti bukan jari sendiri, tapi jari teman yang berkenan ikhlas membantu mengambil photo eh… memotretkan gerakan loncat yang ternyata menjadi gaya abadi bagi banyak orang.)

Gaya photo loncat inipun beraneka sebutan, ada yang memang loncat seloncat-loncatnya juga ekspresi teriak yang disebut Jumpshot. Ada juga aliran Levitasi yang merupakan photo hasil meloncat tetapi berusaha keras menampilkan wajah cool dan gerak tubuh seolah tidak meloncat sehingga muncul kesan melayang di udara atau mengambang dikit diatas permukaan tanah… gaya levitasi ini yang penuh perjuangan, untuk dapatkan 1 photo saja bisa loncat lebih dari 8x (pengalaman pribadi maksudnya)…

Klo photo loncat biasa, bisa satu kali langsung jadi… atau bisa juga berulangkali kalau emang nggak puas dengan hasil jepretan yang didapat.

Gambar diatas adalah hasil peloncatan.. eh perjuangan meloncat yang ke-5, baru deh dapet momentumnya (menurutku), hatur nuhun sang photografer mr Luk2 atas kesediannya sedikit nonggeng untuk hasilkan gambar ini hehehehe….

Captionnya adalah ‘JUMP, Meloncatlah sebelum meloncat itu dilarang (karena usia)’….

Jadi mumpung masih punya usia, meloncatlah (itu juga kalau suka), kalau yang nggak suka ya jangan dipaksa… masing-masing punya kesukaan yang berbeda.

Karena jika usia sudah tiada maka terhenti semua aktivitas termasuk kesempatan meloncati dunia. Hatur nuhun (AKW).

Hayuu luncaat… JUMP.

***

Lokasi :
Songak-myeon, Asan-si, Chungcheongnam-do Korea Selatan.

One response to “JUMP lagi 3.”

  1. Hari Avatar
    Hari

    hayuk lah… JUMP

Leave a Reply

I’m Andriekw

Welcome to my blog, Sebuat tempat menyimpan asa dalam bentuk jalinan kata. sebuah ruang berbagi tentang perjalanan kehidupan yang disempatkan untuk dicatatkan pada semesta. Semoga bernilai manfaat bagi yang membaca, minimal ada senyum kecil setelah semua kalimat dicerna.

Let’s connect

Discover more from akwnulis

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading