Photo : Baristabdi stand tu7uhari coffee JCC / dokpri.

JAKARTA, akwnulis.com. Pertemuan dengan rasa kopi arabica toraja terus berlanjut, setelah beberapa waktu yang lalu begitu akrab dengan Ambreso dan juga Pulu-pulu maka kali ini Toraja Minanga yang tak sengaja bersua.

Sebuah stand ciamik yang berada di JCC mempertemukan kita, namanya ‘tu7uhari coffee‘, tanpa berpikir 2x segera pesan dan mencoba menikmati hari.

Seduhan yang tersaji, dinikmati seteguk saja demi mengenal rasa Ternyata mayoritas body yang strong menyapa lidah dan ruang mulut. Acidity relatif medium santuy dan after taste selarik lemon hadir memberi kesegaran.

“Lha, sisanya kemana kakak?”

Jawaban senyum simpul ditemani sisa sajian kopi yang sudah aman berada dalam mini tumbler.

Photo : Co-working spacenya / dokpri.

Selanjutnya menemani perjalanan penuh drama karena harus berjalan kaki keluar area senayan dan janjian dengan abang gojek yang kebingungan karena semua akses senayan ditutup petugas, dengan alasan keamanan.

Yup gelombang demo bergerak ke gedung dewan dan raga ini harus menembusnya karena menuju arah berseberangan, yaitu ke stasiun gambir demi mengejar jadwal Kereta argo parahyangan.

Buka tumbler…..sruput… berangkaaat. (AKW).

3 responses to “Toraja Minanga di tu7uhari coffee.”

  1. Aan Suherman Avatar
    Aan Suherman

    “Selanjutnya menemani perjalanan penuh drama karena harus berjalan kaki”…. Setiap drama kehidupan yang kita lalui,… jangan gentar… “Sang Sutradara Agung”… memegang skenario …. mainkan saja,…

    1. andriekw Avatar

      Jalani dan syukuri…. cemungut

  2. Kim Agung Avatar
    Kim Agung

    Wowww dimanapun tetap kopi..

Leave a Reply

Saya AKW

Foto profil AKW

Andrie Kustria Wardana, penikmat Kohitala (kopi hitam tanpa gula), penulis fiksimini basa Sunda, pencinta kucing, dan pejalan kaki minimal 6 ribu langkah sehari. Di sini saya mencatat perjalanan, secangkir demi secangkir, kata demi kata. Semoga ada senyum kecil setelah membacanya.

Discover more from akwnulis

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading