Photo : Merah putih di halaman Gd Pakuan / dokpri.

BANDUNG, akwnulis.com. Sebuah pertemuan yang kerap digelar di tempat kediaman Gubernur Jawa barat yang dikenal dengan Gedung Pakuan, tentu menjadi sebuah rutinitas yang menjadi konsekuensi pekerjaan.

Nggak sering juga sih, tapi sering heuheuheu…. nah bedanya sekarang memang dengan protokol kesehatan yang ketat dari mulai tahapan masuk gerbang diberi berbagai pertanyaan serta cek suhu sekaligus harus rapid tes dulu sebelum masuk ke tempat acara. Tapi demi keselamatan semua pihak, kenapa tidak?..

Dikala agenda meeting terbatas yang dihadiri langsung oleh segelintir kecil pejabat sementara secara online dihadiri berbagai pihak dari seantero daerah melalui aplikasi video conference. Maka sebagai salah satu penggembira acara tentu harus menyesuaikan dengan posisi kehadiran kita.

Relatif menjaga jarak dari tempat pertemuan tetapi posisinya harus mudah dilihat karena jika diperlukan dan prepare bahan sudah dipegang sedari tadi, siapa tahu mendadak dipanggil oleh ibu bos.

Nah, tulisan ini bukan laporan selayang pandang tentang pelaksanaan kegiatan, tetapi justru ada fokus lain yang bisa menjadi hiburan dikala rutinitas pekerjaan hadirkan kepenatan dan perlu melihat sisi lain yang berbeda.

Ternyata nggak jauh-jauh kawan, tinggal balikkan posisi badan, bidik gambarnya melalui layar smartphone….. cetrek.. cetrek… hadirlah selembar photo yang menjadikan bendera merah putih di halaman gedung pakuan sebagai penengah di kawal oleh indahnya taman yang menghijau terawat serta dilengkapi arak-arakan awan di atas langit biru.

Maka dipastikan beberapa menit terdistrak alias loading karena dari suasana rapat yang resmi di-switch menjadi ngepasin (mengepaskan) posisi gambar bendera merah putih dan batas kanan kiri dari taman sekitar bendera merah putih itu.

Photo : Merah putih tegak berdiri / dokpri.

Maka hasilnya ada versi berdiri seperti gambar diatas ini dan versi memanjang alias lanscape di awal tulisan singkat ini sehingga bisa mengakomodir keseimbangan taman untuk mendukung sempurnanya sang merah putih yang sejatinya gagah berkibar tertiup angin. Hanya karena ini adalah sebuah photo, maka lambaiannya terdiam.

“Meetingnya gimana?”

Alhamdulillah lancar donk, semua usai sesuai rencana dan sekeping gambarpun didapat sebagai pelengkap hari yang ceria. Wassalam (AKW).

9 responses to “Merah putih.”

  1. Gemini Avatar
    Gemini

    Cakep…., para potograper kedah siap2 nambihan anggota baru…hehehe…..
    Sukses dan sehat2 yaa pak Kabag..

    1. andriekw Avatar

      Makasih Bu dir, ini mah iseng iseng aja…

  2. Garmini Avatar
    Garmini

    Uewendaaah…..pas digaris simetris karya phografer kawakan…👍

    1. andriekw Avatar

      Lucky shot bu…

  3. Kim Agung Avatar
    Kim Agung

    Benderanya gagah, tamannya indah, kamera samrtphone nya canggah eh canggih

    1. andriekw Avatar

      Alhamdulillah bu….

  4. Hari Avatar
    Hari

    alhamdulillah..

    1. andriekw Avatar

      Amiin…

  5. Aan Suherman Avatar
    Aan Suherman

    Selalu ada ” Cetrek – Cetrek “…dalam setiap kesempitan…eh kesempatan dalam rutinitas meeting yang ber pokrol…eh protokol ketat…

Leave a Reply

Saya AKW

Foto profil AKW

Andrie Kustria Wardana, penikmat Kohitala (kopi hitam tanpa gula), penulis fiksimini basa Sunda, pencinta kucing, dan pejalan kaki minimal 6 ribu langkah sehari. Di sini saya mencatat perjalanan, secangkir demi secangkir, kata demi kata. Semoga ada senyum kecil setelah membacanya.

Discover more from akwnulis

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading