GARUT, akwnulis.com. Sebuah pemandangan segar membiru membentang penuh keanggunan. Mengajak siapapun yang datang untuk bercengkerama dalam jalinan keakraban penuh sukacita.

Kembali ke hamparan kaki gunung guntur di daerah Cipanas Kabupaten Garut Jawa Barat tepatnya di sebuah hotel yaitu Hotel Santika Cipanas.

Kesegaran begitu menggoda dengan air kolam renang yang jernih, udara segar serta mentari pagi yang hangatkan badan serta harapan.

Photo : Kolam anak dan kolam dewasa Hotel Santika / dokpri.

Dengan jam operasional yang panjang yaitu mulai 07.00 pagi hingga jam 21.00 wib dimana terdapat petugas lifeguard yang standby maka akan terasa lebih tenang memilih waktu ataupun membawa sang anak berenang eh bermain air di kolam. Sementara diluar jam tersebut, tidak ada petugas meskipun tidak dilarang untuk kokojayan (berenang-b.sunda).

Kolam renangnya ada 2, satu untuk dewasa dengan ukuran mini olimpic dan satu lagi berbentuk lingkaran adalah kolam renang anak-anak dengan kedalaman 60cm dengan kondisi airnya dingin… mau yang hangat alami harus merapat ke arah lebih dekat kaki gunung salah satunya di Hotel Tirta Gangga Cipanas.

Photo : Ini Kolam ikan / dokpri.

Juga jangan terkecoh, jika sang anak malah main air di kolam lain. Di depan restonya ada kolam ikan berbentuk persegi panjang yang sepintas bisa saja disangka sang anak adalah kolam renang hehehehe…

Cuma aku sih merasa nggak private, pas berenang bisa ditonton banyak orang dari balkon kamar ataupun dari tempat meeting di lantai 2, kecuali emang yang seneng diperhatikan orang lain… beda cerita itu mah.

Selamat berbasah-basah di Cipanas Garut. Happy Wikeend, Wassalam (AKW).

***

Lokasi :
Hotel Santika Cipanas Garut
Jl. Cipanas Baru, Pananjung, Kec. Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat 44151

Leave a Reply

Saya AKW

Foto profil AKW

Andrie Kustria Wardana, penikmat Kohitala (kopi hitam tanpa gula), penulis fiksimini basa Sunda, pencinta kucing, dan pejalan kaki minimal 6 ribu langkah sehari. Di sini saya mencatat perjalanan, secangkir demi secangkir, kata demi kata. Semoga ada senyum kecil setelah membacanya.

Discover more from akwnulis

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading