Sunset di Batukaras

Mencari mentari sore disini…

Photo : Pantai Batukaras Pangandaran / dokpri.

BATUKARAS, akwnulis.com. Bahagia itu sederhana, hanya berphoto bersama (wefi) bermandikan pasir pantai batu karas bersama teman-teman dilengkapi canda tawa adalah hal yang luar biasa.

Senja menemani sambil tersenyum penuh arti.

Photo : Welfi yuuk / dokpri.

Tidak jauh dari situ, sebuah cara menikmati sunset di pantai batu karas diatas perahu berteman bantal sofa warna warni menyusuri sungai menuju muara sudah tersedia. Hanya saja mendung tak memberi kesempatan sedikitpun untuk mengantar mentari sore menuju peraduan di belahan dunia sana.

Photo : Sofa warna diatas perahu / dokpri.

Tidak apa, sekelumit pengalaman singkat inipun menjadi nilai penting dalam kehidupan dan sejarah perjalanan yang musti tercatat oleh jemari dan ocehan kata yang tertuang di kertas keabadian teknologi. Selamat bahagia kawan, Wassalam (AKW).

***

Lokasinya di pantai Batukaras Pangandaran Provinsi Jawa Barat, tiket masuk dan mobil 35Ribu dan untuk naik perahu bersofa warna warni perorangnya 150ribu (direct), klo via traveloka 135ribu (mungkin sekarang udah berubah).
Lokasi 1 di pantainya dan lokasi 2 di Shane josa resort.. tinggal googling aja guys.

Mesjid & Pendopo Cianjur

Menjejak di rumahMu dilanjutkan berdiskusi tentang sesuatu.

Photo : Interior mesjid agung Cianjur / dokpri.

CIANJUR, akwnulis.com Perjalanan pagi memberi nuansa kesegaran, juga cenderung masih lengang melewati rute Padalarang Rajamandala.

Mau kemana kawan?”

“Beredar donk, masa kalah sama dodol. Dodol aja piknik”

“Ah basiii!!!, dodol sekarang nggak hanya piknik, tapi sudah bersinergi dengan coklat dan berubah sebutan menjadi chocodot.”

“Iya maaf, aku mau ke Cianjur”

“Gitu donk, jawab gitu aja susah”

Nggak ada sanggahan lagi selain sunggingan senyum penuh arti yang menemani pagi hari ini.

***

Tanpa banyak rintangan, perjalanan Ke Cianjur berjalan lancar hingga tiba di sisi bangunan bersejarah yaitu mesjid agung Cianjur. Dalam waktu yang singkat sebelum meeting berlangsung, sujud munajat menjadi cara mujarab untuk meraih ketenangan dan mengumpulkan keberanian karena segala tampilan dalam kehidupan, segala kemampuan berdiplomasi harus atas ijin Allah sang Maha Pencipta.

Photo : Mesjid agung Cianjur / dokpri.

Ornamen mesjid agung mensiratkan keagungan, ketenangan dan kedamaian. 2 rakaat menjadi nikmat, membuat tenang rasa dan raga untuk menjalani kehidupan di dunia fana serta (semoga) menjadi bekal nanti di akherat sana.

Tak lupa dari luarpun, mencoba mengabadikan sisi mesjid dengan sudut ala-ala, yang penting bangunan mesjid dan menara dapat masuk dalam satu frame gambar kamera.

Tuntas dari situ, segera bergerak menuju pendopo, rumah dinas bupati yang anggun dan penuh nilai ornamen bangunan kerajaan masa lalu, disitulah sebuah acara akan terlaksana.

Photo : Kereta kencana / dokpri.

Tetapi sebelum memasuki pendopo, ada 2 kereta kencana yang terparkir eh berada di samping kanan depan pendopo dilindungi bangunan beratap joglo. Yang menarik adalah ukiran di depan kereta tersebut adalah replika kepala binatang yang dibuat dengan presisi dan kelembutan.

Photo : Ruang pendopo Bupati Cianjur / dokpri.

Tiba di pendopo disambut dengan semangat kebersamaan, kehangatan yang mensiratkan kekeluargaan menjadi pembuka diskusi tentang bagaimana bersinergi. Diawali dari saling memahami, saling menghargai dan memposisikan diri dalam satu kesatuan gerak demi tercapainya maksud dan tujuan bersama.

Sinergi bukan hanya sebatas retorika janji, tetapi sekecil apapun harus ada langkah implementasi. Wassalam (AKW).

Kopi Promosi, Mutasi & menanti.

Prosesi Pelantikan Jabatan, Rotasi dan Promosi ditambah Ngopi… ajiib pisan.

Photo : Coffee La Granada / dokpri.

BANDUNG, akwnulis.com. Ucapan selamat memang akan memberikan semangat, untuk segera bekerja dengan baik sesuai dengan amanat. Tetapi ternyata ada juga ucapan selamat yang diterima dengan terperanjat, seolah tidak siap dengan sebuah tugas yang hebat, tapii…. semoga itu hanya sesaat, dan selanjutnya langsung bekerja dengan giat… Semoga.

Perubahan dalam hidup adalah keniscayaan, sehingga pilihannya sederhana, hadapi, terima dengan lapang hati segala amanah yang menghampiri, jalani, nikmati dan syukuri.

Termasuk perubahan kedudukan atau perpindahan karena jabatan akibat sebuah prosesi mutasi, baik itu rotasi apalagi promosi, tiada jalan lain selain hadapi dan jalani.

Selamat kepada Akang Teteh Kakak Adik dan Kolega semuanya yang menjadi bagian penting dalam prosesi pelantikan kali ini, terutama yang berubah, meningkat atau bergeser jabatannya, itulah jalan hidupnya… perubahan ini dibuktikan dengan tulisan dalam surat keputusan dan dimulai dengan upacara akbar dengan baju kebesaran (Bukan kegedean tapi baju PSH,.. itu tuh baju jastong alias jas sepotong yang sering dipake sama para guru pengajar SD SMP SMA… inget nggak?)

Bagi yang belum ikutan berprosesi mutasi, kalem saja, semua ada saatnya. Jangan terjebak dengan anggapan mahluk, bahwa tidak atau belum promosi karena tidak mampu, tapi yakini bahwa keberhasilan bisa juga berupa keberuntungan, keberuntungan ini bukan sembarang keberuntungan karena keberuntungan disini adalah ‘Berjumpanya kesiapan dengan kesempatan.’

Mungkin belum ikutan karena masih harus terus ‘sharpen the saw’ dan ‘Seek first to understand, than to be understood’…..

…..hingga saatnya tiba, why not?…. itulah sekelumit cerita kehidupan.

“Trus kopi apa yang cocok dengan momen ini?”

“Emmmmh… bentaar… bentaar!!”

Bisa coba nikmati Kopi La Granada di Toby’s Estate Coffee & roastery Pascal23 yang miliki body yang soft dan flavour black tea & lemon plus fig yang asalnya dari Quindio Columbia, kayaknya bisa sedikit menenangkan hati dari rasa galau atau ketidakjelasan rasa karena dimutasi ke tempat yang terasa belum berkenan di hati (Padahal khan jabatan nggak bisa milih)

Photo : Coffee geulis dan teteh manies / dokpri

Jadi inget arahan bos di masa lalu, “Jabatan itu P3G!!”
“Artinya bos?”
“Prestasi Prestasi Prestasi…. dan akhirnya Ghoib”
“Ohh….”melongo weeh.

Kopi selanjutnya yang bisa bikin ceria adalah Arabica Ciwidey yang disajikan di Cafe MOKKA Pascal23 Hypersquare Bandung. Insyaalloh bikin ceria, pasca mutasi apalagi promosi. Coba aja perhatikan sajian kopinya…. sajian kopinya nikmat dengan body medium dan low acidity, after tastenya menenangkan dengan rasa fruitty dan tamarind serta selarik cocoa serta backgroundnyapun bisa menambah semangat, apagi jikalau sang background sambil tersenyum….. ahaaay.

Ah sudah ah… sekali lagi selamat menempati amanah jabatan baru, baik bergeser apalagi naik level, perlu kemampuan untuk adaptasi dan bersabar menghadapi proses perubahan. Jadilah pejabat yang amanah, serta bersama-sama bahu membahu mewujudkan ‘jajulaba de inoko’..

“Waw, apa itu Jajulaba de Inoko???”

Mau tau?… itu singkatanku yaitu Jabar Juara Lahir bathin dengan Inovasi dan Kolaborasi….

Selamat ngopi, wilujeng rotasi dan promosi ataupun yang setia menanti. Wassalam (AKW).

LONGSONG – fbs

Matak seger kana soca ogé nengtremkeun manah.

Photo : Galengan sawah di Parigi Pangandaran / doklang.

Fikmin # Longsong #

Tengah peuting panon beunta haté langsung marojéngja. Aya longkéwang ngagurawil dina dada.

“Nuju naon salira?” pertarosan nu tos yakin moal kénging waleran saharita.

Teu loba carita, koléséd turun ti enggon. Leumpang lalaunan nincak palupuh nu mimiti pasiksak, muru katukang.

Kulutrak mukakeun tulak, gebeg!! “Kamana pacilingan?, naha ngilang euweuh di tempatna?”

Ukur simpé nu ngawaler bari dareuda, éta ogé sora hiliwir hinis dipairan turaés nu kapeutingan. Nalangsa.

Beuteung ngusial geus teu bisa ditahan, tungtungna mah. Jrut turun, leumpang saeutik dina galengan, cingogo.

Brut!
Brooot!!

Longsong saharita bungah amarwatasuta. Pangbeubeurat geus tamplok jadi bérak keur kahirupan satuluyna.

Photo : Hejo ngemploh matak bogoh / doklang.

Balik ka enggon aya rasa bagja, narik kampuh keur nuluykeun ngimpi nu tadi can nepi kana tungtungna.

Isukna salembur guyur sa désa suka bungah, sawah nu garing ngadadak héjo pinuh ku pibéaseun, cai curcor ti ditu ti deui. Déwi Sri jigrah boga tanaga. Kabéh bagja, sanajan sakapeung aya seungit nu matak éra parada. (AKW).

Salad & Udon

Pilih makanan yang banyak sayurannya, yummy…

BANDUNG, akwnulis.com. Lambung kiri dan lambung kanan kosong. Perlu diisi dulu kawan.

Salad ala-ala, tambah salad yang sudah tersedia plus sajian Udon dan kawan-kawannya yang menggugah selera.

Dimana ini?…. di sebuah restoran di daerah Dago Bandung, restoran yang berada di Hotel Sheraton Bandung.

Selamat makan kawan, Wassalam (AKW).

Arabica Cibeber Golden Honey at Aspacia Coffee.

Ngopi di hutan dulu…

Photo : Arabica Cibeber GH / dokpri.

LEMBANG, akwnulis.com. Semerbak aroma hutan memberi rasa alami yang melegakan. Sang angin yang tadinya garangpun menjadi santai setelah bercumbu dengan basahnya pucuk lembut daun pinus. Ah memang nuansa hutan mendamaikan.

Apalagi disaat berjumpa dengan sajian kopi dan teh yang diolah dengan tangan terampil plus senyuman, makin lengkaplah hari ini.

Kopi yang menjadi pilihan kali ini adalah Arabica Cibeber Golden Honey, diproses manual brew V60 dengan air panas 85° celcius dan perbandingan 1 : 18 menghasilkan sajian kopi yang beraroma harum, body dan acidity medium serta after taste muncul mixberry serta selarik rasa dark chocolate.

Eh lupa… “Dimana ini teh?”

Tempatnya di Aspacia Coffee di area Orchid Forest Cikole Lembang.

“Trus pilihan tea eh teh nya gimana?”

Buat jawab pertanyaan ini maka semua teh dipesan, ada 3 pilihan yaitu green tea, black tea dan olong tea….

Photo : Coffee + Tea + Nasgor cikur / dokpri.

Rasanya…. masing-masing punya karakteristik rasa tersendiri. (Bikin penasaran yaaa?’)

Oh ya…. saran sih, klo moo kesini bareng-bareng keluarga karena memang suasana hutan yang sangattt luas dan ditata dengan berbagai sisi yang instagramable. Baik tentang aneka anggrek yang ditata begitu teratur dan menawan, tersedia juga tempat bermain anak, rabbit park, mini golf, kuda tunggang, foodcourt, mushola, toilet dan toko souvenir yang pantang dilewatkan.

Photo : Tempat barista beraksi / dokpri.

Nah Aspacia Coffee ini adalah restoran awal yang akan menyambut pengunjung disini.

Cuman saran, jangan ajak orangtua ke area sini, apalagi yang punya keluhan sakit kaki dan persendian. kontur jalanan berpaving-block menurun, cukup menyulitkan.

Itu dulu yach infonya, soalnya ngetiknya butuh perjuangan, sambil goyang-goyang di mobil yang berjalan agak cepat karena ada ada tugas yang musti segera merapat… Hatur nuhun, Wassalam (AKW).

***

Aspacia Coffee.-Orchid Forest. Cikole Lembang, KBB Jawa Barat

Coffeeberry

Sajian kopi yang bikin hepi, amarah menepi dan emosi hilang sendiri.

Photo : Coffeebery / dokpri.

BANDUNG, akwnulis.com. Dinamika kehidupan adalah keniscayaan, tidak ada jalan lain kecuali menjalani meniti nasib dan hadapi takdir dengan senantiasa bersyukur meskipun terkadang harus berada di titik nadir.
Perubahan rencana bisa datang kapan saja, tiba-tiba tanpa peringatan. Sometimes bikin bete dan menyentil emosi hingga membakar rasa memunculkan amarah.

“Trus lo moo ngapain?. marah-marah sama orang yang lo temuin?”

Opsi itu bisa terjadi dikala kendali emosi setipis tali, tapi bukan cara yang elegan untuk menjalani hari.

Tak perlu bertindak grasa grusu, cukup luangkan waktu sedikit saja. dari ribuan menit sehari berikanlah 2 menit terbaikmu. Berdiam sejenak, tarik nafas panjang perlahan dan jangan memikirkan apapun…

tik tok….
tik tok…

(ini bukan disuruh buka aplikasi tiktok, tapi maksudnya detak jarum jam guedee jaman jadul perdetiknya itu bersuara kayak gitu….)

Tarik nafas panjang dan biarkan semua pikiran tenang melandai.

Gimana hasilnya?…

Pasti akan variatif…. aku mah alhamdulillah, bisa lebih tenang dan emosi mereda, amarah berkurang.. Alhamdulillah.

Lebih ideal lagi segera cari air untuk berwudhu dan shalat sunatlah…. insyaalloh akan lebih tenang lagi.

“Trus kalo yang masih bete dan ada amarah atau minimal masih uring-uringan?”

Nah mungkin tarik nafas dan relaksasinya kurang, atau memang gede ambek… eh pemarah dari sonohnya heu heu heu..piss. ah.

Buat nambah rasa nyaman, tidak ada salahnya setelah tarik nafas tadi segera menikmati sebekong (gelas gede) air putih… nikmaat teh.

“Mau yang lebih nikmat?”

Photo : Sebekong Coffeeberry / dokpri.

Ini dia Kopi dengan rasa buah yang maksimal, kopi arabica dengan manual brew V60 dan pas dimulut terasa banget aneka rasa berrynya. Strawberry besar begitu segar menyentuh lelangit mulut, blueberrynyapyn demikian dan dilengkapi rasa yang sudah jarang berjumpa, yaitu starwberry kampung alias buah arben.. masa kecil mudah sekali menemukan buah arben ini karena merupakan tanaman perdu liar, tapi sekarang menjadi buah yang sangat langka.

Selamat menjalani hari ini kawan, tarik nafas panjanglah sebentar… perlahan lepaskan… insyaalloh amarah dan emosi akan berkurang, apalagi dilanjut solat sunat dan ngopay… insyaalloh suasana akan damai.

Hidup hanya sebentar, mari maknai dengan kedamaian sambil ngopay. Wassalam (AKW).

Kolam Renang Sheraton Bandung

Menikmati segarnya suasana di Kolam renang Hotel Sheraton Bandung.

Photo : Kolam renang bentuk spinner di Sheraton Bandung / dokpri.

BANDUNG, akwnulis.com. Seiring liukan angin dan nyiur melambai, pesan kedamaian dan rasa tenang menyentuh di kalbu dan menambah kesegaran fikir di pagi yang cerah ini.

Air kolam renang yang biru membiru, melambai manja mengajak bercengkerama. Saling bersua dalam suasana pagi ceria, mengkecipakkan rasa dan gemericik air yang tak pernah bosan dalam berbagai bentuk serta keadaan.

Kolam renang dewasa dan kolam renang anak berdekatan tapi area terpisah. Kedalaman 30cm kolam anak memberi kesempatan untuk bermain air bersama si kecil. Lalu di kolam dewasa, bisa berendam atau berenang atau hanya main air saja… ah itu khan pilihan.

Bentuk kolam renang yang tidak kaku, seperti bintang segitiga dengan setiap ujungnya membulat, sehingga seolah ada 3 kubu sudut cengkerama yang bisa digunakan. Mirip spinner, mainan anak yang pernah booming beberapa waktu lalu, yang diputer-puter di telapak atau di jemari dan memunculkan warna warni sesuai lampunya... “Kebayang nggak?…?

Kedalamannya ada 2 variasi, 1,3 meter dan 1,5 meter….. buat orang dewasa (yang belum lancar berenang) nggak usah khawatir…. kaki masih bisa napak kok, nggak bakalan minta tolong karena ternyata harus ‘tenggelam‘ seperti tulisan fiksi terdahulu yang berjudul ‘TULUNG-fbs*).’

Kolam renang ini terletak di Jl. Ir. H. Juanda No.390, Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40135, yaitu Hotel Sheraton Bandung & Tower. Fasilitas kolam renang ini merupakan bagian dari tempat menarik yang bisa digunakan bagi penginap di hotel ini. Tetapi jangan khawatir, yang tidak menginappun boleh menggunakan kolam renang ini dengan biaya 150K/person, baik weekday dan weekend harganya sama. Dengan duit segitu, paketnya tidak saja akses ke kolam renang, tetapi juga sauna dan jacuzi, jadi satu paket gitcu….

Photo : Kolam renang dari arah lobby hotel / dokpri.

Suasana alami penuh keasrian dan hijau menentramkan memberi kesempatan jari jemari mengetikkan untaian kata yang rebutan dengan keinginan untuk loncat ke kolam renang dan bercanda dengan kesegaran.

Tapi itulah kenyataan, keseimbangan mengetik oleh jemari dan keinginan segera berenang dapat dipahami sebagai bagian proses memilih dan bermain di tataran skala prioritas. Jadi tinggal berfikit rasional saja, jus do it. Yang penting jangan kebalik,.. loncat ke kolam dulu sambil ngetik di layar keyboard virtual di smartphone… dijamin berabe dan berpeluang memberenangkan smartphone di kolam renang…. fatal pisan tah.

Jam operasional kolam renang selama 12 jam, mulai 06.00 wib sd 18.00 wib saja, dan di kolam dewasa dibatasi umur anak minimal 12 tahun. kalau di kolam anak, tidak dibatasi umur, silahkan saja…. cuman piraku we orang dewasa kukucuprakan di situ, kecuali dengan judul ‘lagi ngasuh’.

Satu lagi, tidak ada lifeguard jadi betul-betul mengamankan diri sendiri dan keluarga, karena kolam renang menjadi tempat berbahaya, baik anak kecil apalagi balita yang tak tahu bahaya besar mengintainya.

Jadi, segera berubah…. menggunakan pakaian renang dan kacamatanya. Lalu perlahan masuk ke kolam renang ini…. berendam aja sambil jongkok, hingga air memenuhi batas leher. Maklum belum lancar berenang. Heu heu heu... yang pasti naungan alam daun nyiur melambay memberikan aura ketenangan ditengah hiruk pikuk kegalauan yang tak berkesudahan.

Selamat beraktifitas hari ini, Wassalam (AKW).

Tulung – fbs*)

Ningali kolam renang, janten aya ideu carita, cag.

Photo : Kolam renang Sheraton Hotel Dago Bandung / dokpri.

BANDUNG, akwnulis.com. Sampulurna awak matak ngahudangkeun kahayang, basa ningal Anjeun hanjat tina cai nu hérang ngagenclang. Pinareup sareng tarangbaga nu dihalangan ukur ku lawon ipis tur sakedik, matak hélok tur pikabitaeun.

Angin isuk ngagelebug maksa rumasa ngariutkeun kahayang, tapi panon teu bisa ngiceup, ngadon molotot. Mapay sampulurna kulit ti luhur sausap rambut dugi ka handap sausap jeungkal, sanajan ukur ti kajauhan.

“Kadieu…”

Gebeg!!! reuwas nataku, Anjeun ngagupayan. Uing buru-buru ngadeukeutan, “Aya pikersaeun naon Enéng”

“Manawi teu kaabotan, tiasa nyuhunkeun bantosan Aa?”

Duh soanten nu halimpu, matak ngagebrukeun kalbu ngempraykeun haté, bungah pisan atoh teu aya hingga.

“Punten manawi tiasa pangmilarikeun geulang, bilih murag tadi waktos kokojayan”

“Mangga geulis”

Teu antaparah deui, langsung ngadeukeutan sisi balong, gajleng.. gejebur!!!

Photo : Kolam renang anak di Sheraton Bdg / dokpri.

Mimitina mah karasa seger awak panggih jeung cai, ngan hanjakal geuning suku téh teu bisa ngadampal balong, mangkaning ngojay can lancar. Satekah polah leungeun jeung suku pakupis, awak diancul-ancul. Tungtungna leuleus, eungap, ranyay tuluy poék, “Tuluuung…”

***

Lalaunan kongkolak soca dibuka, “Ieu dimana, geuning loba jelema?”

“Alhamdulillah Jang, manéh salamet. Ari can bisa ngojay, ulah ngajago ngagejebur dina kolam nu 3 meteran” Sorongot life guard, Uing tungkul, éra. Nu awak sampulur duka kamana, tinggal Uing teu walakaya. (AKW).

***

*)fbs : fiksimini bahasa sunda.

Catatan : Cerita ini hanyalah fiksi khayalan, tetapi mungkin terjadi. Dengan settingan berada di pinggir kolam renang tentu menikmati keindahan ciptaan Tuhan adalah keniscayaan, yaitu badan-badan mulus dengan balutan swimsuit.

Saking terpesonanya, sehingga disaat Eneng syantik memanggil dan minta tolong, tanpa pikir panjang segera dipenuhi dengan meloncat ke dalam kolam renang. Untuk mencari gelangnya yang hilang.

Masalahnya adalah : Kolamnya berkedalaman 3 M dan ternyata peloncat ini belum lancar berenang….

Akibatnya hampir fatal, untung segera diberikan pertolongan.

Nilai pentingnya adalah jangan silau dengan kecantikan dan keseksian perempuan sehingga permintaannya langsung dipenuhi tanpa berfikir rasional tentang kenyataan dan kemampuan.

Selamat berhari Senin kawan, Wassalam (AKW).